Example 728x250
Gosip

Ustaz JM Diduga Menyentuh 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan

22
×

Ustaz JM Diduga Menyentuh 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan

Share this article

Ustaz JM Diduga Cabuli Empat Santriwati, Modus Bimbingan Pranikah dan Setoran Hafalan

Sebuah kasus dugaan pencabulan yang melibatkan seorang ustaz di Muna Barat, Sulawesi Tenggara, kembali memicu kegaduhan di masyarakat. Video yang menunjukkan massa mengamuk di depan Pondok Pesantren Darulmukhlasin menjadi viral setelah terungkapnya modus pelaku yang menggunakan bimbingan pranikah dan setoran hafalan sebagai alasan untuk melakukan tindakan tidak senonoh terhadap santriwati.

Kasus ini pertama kali dilaporkan pada tahun lalu oleh salah satu korban, SR, yang mengaku mengalami pelecehan berulang dari ustaz tersebut. Namun, laporan itu sempat terkendala karena tersangka melaporkan balik atas tuduhan pencemaran nama baik. Kini, setelah adanya laporan baru dari dua korban lainnya, jumlah total korban mencapai empat orang.

Modus Pelaku yang Menipu dan Mengelabui

Ustaz JM dan santriwati di pondok pesantren

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ustaz JM diduga menggunakan modus bimbingan pranikah dan setoran hafalan untuk mendekati para santriwati. Salah satu korban, SR, mengungkapkan bahwa ia diminta menyetor hafalan di urutan terakhir ketika semua santri lain sudah kembali ke asrama. Saat itulah, pelaku meminta korban membuka cadar dan mencium kening serta bibirnya.

Setelahnya, pelaku meminta maaf dengan mengajak korban membeli gorengan. Di sana, ia kembali mencium bibir korban. Pada kesempatan berikutnya, pelaku mengajak korban bermalam di asrama, dan tindakan yang dilakukan semakin tidak manusiawi.

Laporan Terbaru dan Penyelidikan Berjalan

Massa warga mengamuk di depan pondok pesantren

Pada 19 Januari 2026, dua korban baru, ABN (16) dan SM (17), melaporkan kasus serupa ke pihak berwajib. Dengan adanya laporan tersebut, total korban yang melaporkan kasus ini menjadi empat orang. Kuasa hukum SR, La Ode Suparno, menyatakan bahwa kliennya mengalami lima kali tindakan pelecehan dari pelaku.

Menurut pengakuan SR, peristiwa pertama terjadi pada 2023 saat ia ingin menyetor hafalan kepada JM. Dari situ, tindakan bejat pelaku mulai berlanjut hingga akhirnya terjadi hubungan intim antara korban dan pelaku.

Reaksi Warga dan Proses Hukum

Massa warga setempat langsung mengamuk dan mengepung Pondok Pesantren Darulmukhlasin setelah video dugaan tindakan asusila tersebut beredar. Mereka berkumpul di depan area pesantren sambil memekikan nama Allah, menuntut keadilan bagi korban-korban yang telah menjadi korban aksi bejat ustaz JM.

Polisi kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Meski laporan awal sempat tertunda karena laporan balik, kini penegak hukum berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan adil.

Dampak Sosial dan Keprihatinan Masyarakat

Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan media, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait perlindungan anak dan santri di lingkungan pesantren. Para orang tua merasa khawatir akan keselamatan putra-putri mereka jika tidak ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

Selain itu, isu tentang modus penipuan dan penggunaan otoritas untuk melakukan pelecehan juga menjadi topik hangat dalam diskusi publik. Banyak yang menilai bahwa kasus seperti ini harus segera diakhiri agar tidak terulang kembali.

FAQ

Apa modus yang digunakan oleh ustaz JM dalam melakukan pencabulan?

Ustaz JM diduga menggunakan modus bimbingan pranikah dan setoran hafalan untuk mendekati para santriwati. Hal ini digunakan sebagai alasan untuk memperoleh akses dekat dengan korban.

Berapa jumlah korban yang melaporkan kasus ini?

Total korban yang melaporkan kasus ini adalah empat orang, termasuk SR, ABN, dan SM.

Bagaimana reaksi warga setempat terhadap kasus ini?

Warga setempat mengamuk dan mengepung Pondok Pesantren Darulmukhlasin setelah video dugaan tindakan asusila tersebut beredar. Mereka menuntut keadilan bagi korban-korban yang telah menjadi korban aksi bejat ustaz JM.

Apakah polisi sedang menyelidiki kasus ini?

Ya, polisi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Meski laporan awal sempat tertunda karena laporan balik, kini penegak hukum berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara transparan dan adil.

Apa dampak sosial dari kasus ini?

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait perlindungan anak dan santri di lingkungan pesantren. Selain itu, isu tentang modus penipuan dan penggunaan otoritas untuk melakukan pelecehan juga menjadi topik hangat dalam diskusi publik.

Kesimpulan

Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan ustaz JM di Muna Barat, Sulawesi Tenggara, menjadi peringatan penting bagi masyarakat tentang perlunya kehati-hatian dan perlindungan terhadap anak-anak dan santri di lingkungan pesantren. Tindakan tegas dari pihak berwenang sangat dibutuhkan untuk memberikan keadilan bagi korban dan mencegah terulangnya kejadian serupa. Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, harapan besar dapat diwujudkan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh penghuni pesantren.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *